Memandikan Bayi

Aman Nyaman Memandikan Bayi

  • by

Untuk orang tua yang baru pertama kali memiliki anak, memandikan bayi merupakan peristiwa yang mendebarkan. Rasa ragu-ragu dan gamang seringkali muncul. Wajar, karena itu merupakan pengalaman pertama. Karena itu penting untuk mempersiapkan diri dan mempelajari tatacara memandikan bayi agar tetap aman dan nyaman dalam prosesnya.

Satu hal yang sering terlupa. Jika hendak memandikan bayi, hindari waktu-waktu bayi setelah menyusu atau makan. Beri waktu pada bayi untuk menyesuaikan perutnya dengan asupan yang baru saja diterima.

Persiapan Perlengkapan Mandi

Sebelum memandikan bayi, persiapkan dulu semua peralatan yang diperlukan. Berikut adalah daftar peralatan dasar yang diperlukan:

  • Alas mandi dengan permukaan yang datar dan aman seperti tempat tidur atau meja tempat ganti pakaian bayi.
  • Handuk yang lembut dan alas ganti.
  • Air untuk memandikan bayi. Gunakan air hangat-hangat kuku.
  • Gayung untuk menciduk/mengalirkan air.
  • Waslap untuk menyeka tubuh bayi.
  • Sabun mandi bayi. Penggunaan sabun tidak disarankan. Namun jika memakaki sabun, gunakan sabun yang diformulasi khusus untuk bayi.
  • Hindari juga produk dengan pewangi karena dapat mengiritasi kulit.
  • Pakaian dan popok pengganti.

Pastikan bayi dimandikan dalam suhu yang hangat. Semua perlengkapan mandi tersebut diletakkan pada tempat yang mudah dijangkau.

Tahap-tahap Memandikan Bayi

Berikut ini tahapan dan cara memandikan bayi:

  • Isi bak mandi dengan air hangat, dengan ketinggian air mencapai 5-7 cm. Suhu air berkisar 37 derajat celcius.
  • Bayi dibaringkan, dengan alas mandi atau handuk yang lembut. Buka pakaian bayi perlahan-lahan.
  • Angkat bayi, dengan satu tangan menopang kepala dan tubuh bayi, sedang tangan yang lain menyangga bagian bawah bayi. tempatkan bayi pada bak mandi, dimalai dari bagian kaki.
  • Pastikan satu tangan menopang kepala dan tubuh bayi dengan kokoh. Jaga posisi kepala bayi tetap di atas permukaan air.
  • Dengan menggunakan waslap yang lembut, bersihkan kelopak mata bayi, dilanjutkan dengan membersihkan hidung, telinga dan wajah. Jika menggunakan sabun, gunakan sedikit demi sedikit.
  • Lanjutkan dengan membersihkan area leher, ketiak, dada, perut, kelamin, punggung dan kaki.
  • Dengan menggunakan gayung, guyur bagian kepala dengan air perlahan-lahan, kemudian seka dengan waslap.
  • Bayi diangkat dan diletakan di perak yang telah dilapisi handuk. Keringkan bayi dengan lembut dan perlahan.
  • Saat mengeringkan tubuh bayi, dapat juga disertai dengan pijatan untuk membuat bayi rileks.

Setelah kering, beri bedak bayi untuk menjaganya tetap kering. Dapat juga ditambahkan minyak telon untuk menjaga bayi tetap hangat. Dan terakhir, kenakan pakaian yang baru dan bersih. Bayi akan tampak bersih dan segar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *