Penyakit Meniere

Apa Obat Untuk Penyakit Meniere?

Sebagian besar orang pernah mengalami kepala pusing. Namun apa jadinya jika pusing vertigo itu disertai dengan telinga yang berdengung? Itu yang dialami oleh penderita penyakit Meniere.

Penyakit Meniere adalah penyakit yang disebabkan oleh kelainan pada telinga bagian dalam yang menyebabkan kepala pusing (vertigo), telinga berdengung (tinitus) dan tekanan pada telinga. Selain gangguan seperti tersebut di atas, penyakit meniere juga dapat mneyebabkan kehilangan pendengaran.

Dilihat pada penderitanya, penyakit meniere dapat terjadi pada siapa saja, namun paling banyak terjadi pada orang dengan rentang usia 20 hingga 50 tahun.

Gejala Penyakit Meniere

Terjadinya keluhan/gejala penderita penyakit meniere berbeda-beda durasinya. Ada yang terjadi selama beberapa menit hingga berjam-jam. Demikia juga dengan frekuensi terjadinya gejala. Bisa dalam beberapa minggu, bulan hingga tahun.

Gejala penyakit meniere tersebut meliputi:

  • Vertigo yang berulang. Episode vertigo ini dapat berlangsung selama beberapa menit hingga jam, namun tidak pernah sampai 24 jam. Serangan vertigo terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya gejala awal. Vertigo yang parah dapat menyebabkan mual dan muntah.
  • Penurunan pendengaran. Gejala ini pada awalnya hilang timbuk. Namun seiring dengan waktu, gejala ini akan semakin parah hingga dapat terjadi kehilangan pendengaran secara permanen.
  • Adanya sensai rasa penuh pada telinga atau salah satu sisi kepala.
  • Telinga berdenging atau tinitus.

Lama dan frekuensi terjadinya gejala tiap penderita bervariasi.

Penyebab Penyakit Meniere

Pada telinga bagian dalam terdapat organ yang disebut dengan labirin. Organ ini terdiri dari dua bagian, yaitu labirin tulang dan labirin endolimfe. Pada labirin endolimfe terdapat cairan yahg disebut dengan cairan endolimfe. Cairan ini berfungsi untuk menstimulasi reseptor keseimbangan. Di dalam labirin terdapat organ yang disebut dengan koklea. Organ ini merupakan organ pendengaran. Cairan endolimfe pada koklea membantu mentransmisikan gelombang suara untuk dikirim ke otak.

Pada penyakit meniere, terjadi penumpukan (kelebihan) cairan endolimfe sehingga terjadi gangguan dalam transmisi gelombang suara ke otak dan juga terjadi gangguan keseimbangan. Akibatnya timbul berbagai gejala penyakit meniere seperti yang telah diuraikan di atas.

Penyebab penyakit meniere belum diketahui dengan pasti. Ada beberapa dugaan mengenai penyebab penyakit ini. Pertama adalah adanya kontriksi pembuluh darah di telinga. Dugaan lain adalah infeksi virus, alergi dan masalah autoimun.

Faktor hereditas juga tampak pada penyakit ini. Oleh sebab itu diduga ada faktor genetik yang menurunkan masalah pada pada pengaturan cairan endolimfe, baik secara anatomis maupun fungsional.

Obat Penyakit Meniere

Sampai dengan saat ini belum ada obat yang pasti untuk penyakit meniere. Pengobatan yang dilakukan adalah untuk meringankan gejala, terutama vertigo. Penanganan dan obat yang digunakan diantaranya:

  • Diet rendah garam
  • Obat diuretik seperti furosemid (Lasix, Farsix, Furosix)
  • Obat Vertigo seperti Betahistin (Merislon, Mertigo, Vesitab), Flunarizine (Frego, Unalium, Xepalium)
  • Injeksi antibiotik atau kortikosteroid intratimpanik
  • Penggunaan perangkat pengatur tekanan udara (air pressure pulse generator)
  • Operasi

Tindakan operasi dilakukan pada sebagaian kecil penderita jika serangan vertigo tidak dapat dikendalikan dengan obat-obatan.

Pantangan Makanan Minuman Penyakit Meniere

Sebenarnya tidak ada makanan khusus yang dipantang untuk penderita penyakit meniere, hanya saja perlu diet rendah garam untuk mengurangi terjadinya retensi cairan pada telinga. Artinya berbagai makanan yang asin sebaiknya dihindari.

Selain makanan, minuman yang mengandung alkohol juga dihindari. Demikian juga dengan kafein dan merokok. Dan tak kalah penting adalah manajemen stress. Sebab stress dapat memicu terjadinya vertigo. Dan vertigo merupakan salah satu gejala utama dari penyakit meniere.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *