Sembelit

Cara Tepat Mengatasi Sembelit

  • by

Setiap hari kita makan. Proses metabolisme diawali dari mengunyah hingga fase terakhir, yaitu BAB atau buang air besar. BAB sebaiknya dilakukan teratur, setiap hari. Namun karena berbagai sebab, kadang proses BAB tidak selancar biasanya. Terkadang terasa menyulitkan. Ini yang disebut dengan sembelit.

Sembelit atau konstipasi adalah gangguan pencernaan akibat penurunan kerja usus yang ditandai dengan keluhan susah buang air besar atau BAB tidak lancar dalam jangka waktu tertentu. Seseorang dikatakan mengalami sembelit jika frekuensi BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Penyebab Sembelit

Sembelit merupakan hal yang umum terjadi. Adalah normal jika seseorang sekali-kali mengalami sembelit. Gangguan pencernaan ini dapat dialami siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, dari bayi hingga orang tua. Namun diantara semua kelompok, yang paling rentan mengalami sembelit adalah wanita hali, orang yang obesitas, lansia dan orang yang duduk terlalu lama.

Penyebab sembelit sendiri bagi setiap orang berbeda-beda, diantaranya:

Pola Makan Yang Buruk

Pola makan yang miskin serat dapat menyebabkan konstipasi. Serat dapat diperoleh dari sayur dan buah. Serat ini dapat menambah massa fesse dan menyebabkan feses lunak sehingga mudah dikeluarkan.

Cukup minum juga penting. Jika kurang minum dapat menyebabkan feses lebih kering dan keras sehingga sulit untuk keluar.

Menunda BAB

Ini merupakan kebiasaan buruk. Penundaan BAB membuat massa feses lebih “kering” dan keras dan menyumbat jalan BAB di usus besar. Akibatnya terjadi antrean feses yang menyebabkan feses lebih lama tertahan.

Malas Bergerak

Untuk dapat BAB, usus harus melakukan gerak yang disebut gerak peristaltik. Gerakan usus ini ternyata dipengaruhi oleh gerak tubuh. Semakin aktif tubuh bergerak, usus juga semakin mudah melakukan gerak peristaltik. Jadi, jika tubuh malas bergerak, usus juga malas melakukan gerak peristaltiknya.

Minum Obat Tertentu

Beberapa obat dapat mempengaruhi usus. Efek samping penghambatan gerak usus akan menyebabkan konstipasi atau sembelit. Obat-obat tersebut diantaranya adalah obat anti nyeri, anti histamin dan anti depresan.

Stres

Cemas, khawatir dan stres dapat mempengaruhi gerak usus menjadi lebih lambat. Feses akan semakin lama berada dalam usus sehingga dapat menyebabkan sembelit.

Kehamilan

Pada wanita hamil, gerak peristaltik usus juga dapat diperlambat akibat perubahan hormonal. Selain itu, pemberian suplemen yang mengandung zat besi membuat feses menjadi lebih keras. Kedua hal tersebut menyebabkan sembelit pada wanita hamil.

Obat Sembelit

Perubahan pola hidup seperti makan cukup serat, minum cukup air, olahraga teratur efektif untuk menghindari dari sembelit. Namun untuk sembelit yang kronik, yang membutuhkan penanganan segera, diperlukan obat-obatan untuk mengatasinya.

Banyak merek obat sembelit yang dapat diperoleh di apotik. Beberapa obat diantaranya akan dibahas di bawah ini:

Jenis Obat Pelicin Dan Pelembab Feses

Obat ini bekerja dengan membasahi feses dan melunakan dan melicinkan feses sehingga mudah untuk dikeluarkan. Mekanisme kerjanya adalah dengan membasahi feses dengan air melalui mekanisme osmotik pada usus. Selain itu obat yang bekerja dengan melicinkan feses bekerja dengan melumasi permukaan feses sehingga mudah untuk dikeluarkan. Beberapa contoh obat tersebut adalah:

  • Laktulosa (Dulcolactol, Duphalac, Lactulax)
  • Lauril Sulfoasetat, PEG, Gliserin (Microlax, Laxarec)

Jenis Obat Perangsang Gerak Usus

Jenis yang lain adalah obat yang merangsang gerak usus. Obat ini bekerja dengan merangsang gerak peristaltik usus. Sebagai contoh obat adalah:

  • Bisacodil (Dulcolax, Bicolax, Stolax)
  • Extract Senna dan obat herbal (Laxing, Maximus)

Semua obat tersebut diatas tersedia dalam beberapa bentuk seperti tablet, supposituria dan enema.

Perlu diperhatikan juga bahwa obat-obat tersebut tidak dianjurkan untuk digunakan harian. Sebab penggunaan terus menerus justru menyebabkan lebih mudah terkena sembelit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *