Kaki Bengkak Saat Hamil

Kaki Bengkak Yang Jadi Keluhan Ibu Hamil

  • by

Kehamilan merupakan proses yang mengubah profil kesehatan seorang ibu. Untuk menyiapkan dan menjaga janin dalam kandungan, terjadi perubahan besar pada tubuh ibu hamil, termasuk di dalamnya adalah perubahan fisik dan hormonal.

Seiring dengan perubahan fisik dan hormonal, berbagai masalah kesehatan pun muncul. Di antaranya adalah kaki bengkak (edema), yang menjadi keluhan ibu hamil, yang dapat dialami dari trimester 1 – trimester 3 kehamilan.

Penyebab Kaki Bengkak Ibu Hamil

Keluhan kaki bengkak pada ibu hamil cukup umum. Biasanya terjadi pada trimester 3 kehamilan. Namun kaki bengkak ini dapat saja terjadi sejak trimester 1. Tergantung pada usia kehamilan, terdapat berbagai penyebab kaki bengkak pada ibu hamil, pada tiap trimester kehamilannya.

Kaki Bengkak Trimester 1 Kehamilan

Pada awal kehamilan, kadar hormon progesteron meningkat dengan pesat. Keadaan ini dapat menyebabkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, biasanya pada kaki. Pembengkakan pada kaki akibat hormon progesteron sebenarnya keadaan yang normal. Namun bila disertai dengan keluhan nyeri berat pada kaki, pusing dan nyeri kepala serta terjadi perdarahan, maka hal ini perlu diwaspadai. Mungkin terdapat gangguan kesehatan pada ibu hamil yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Kaki Bengkak Pada Trimester 2 Kehamilan

Trimester 2 meliputi rentang waktu kehamilan mencapai usia 13-28 minggu. Dalam hal ini, banyak ibu hamil yang mengeluhkan kaki bengkak ketika usia kehamilan mencapai 20 minggu.

Penyebab kaki bengkak pada trimester 2 ini adalah peningkatan volume darah dan cairan pada tubuh. Hal ini merupakan mekanisme tubuh untuk mendukung perkembangan janin, serta persiapan persendian dan jaringan panggul agar lebih terbuka untuk menghadapi persalinan.

Kaki Bengkak Pada Trimester 3 Kehamilan

Ketika usia kehamilan lebih dari 28 minggu, keluhan kaki bengkak pada ibu hamil cukup umum dialami. Hal ini, selain karena adanya peningkatan volume darah dan cairan tubuh, juga disebabkan oleh rahim yang terus membesar seiring dengan pertumbuhan janin. Kondisi rahim yang membesar dapat menekan pembuluh darah vena disekitar panggul.

Pembuluh vena sekitar panggul yang tertekan membuat aliran darah balik ke jantung menjadi terhambat. Darah akan terkumpul di tubuh bagian bawah, sehigga menyebabkan kaki ibu hamil membengkak.

Mengatasi Kaki Bengkak Ibu Hamil

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kaki bengkak pada ibu hamil. Meski tidak dapat menghilangkan, namun cara tersebut cukup membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi:

  • Saat tidur atau duduk, ganjal kaki dengan bantal, agar kaki lebih tinggi sehingga darah kembali mengalir lancar.
  • Olahraga ringan dapat mengurangi kaki bengkak.
  • Hindarkan duduk atau berdiri dalam jangka waktu lama.
  • Hindari suhu yang panas. Karena itu jangan mandi air panas atau terpapar sinar matahari terik.
  • Hindari aktivitas fisik yang berat.
  • Mengenakan sepatu yang nyaman jika berpergian.
  • Kurangi garam pada masakan. Terlalu tinggi garam dapat memperparah edema.

Dan yang terakhir, meski belum banyak penelitian mengenai hal ini, berdiri atau berjalan dalam kolam dapat membantu mengurangi bengkak pada kaki yang menjadi keluhan ibu hamil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *