Makanan Pertama (MPASI) Bayi 6 Bulan

Memberi makanan semi padat untuk pertama kali pada bayi adalah waktu yang krusial. Pada momen ini bayi akan belajar tentang berbagai tekstur, rasa dan jenis makanan. Penelitian menunjukkan waktu terbaik untuk mengenalkan makanan pendamping ASI (MPASI) pada bayi adalah pada usia 6 bulan.

Sambil mengenalkan MPASI pada bayi, tetaplah memberi nutrisi penting yang dibutuhkan seperti melalui ASI atau susu formula. Hal penting dalam memberikan MPASI adalah mengenalkan aneka rasa dan jenis makanan pada bayi. Karena itu penting untuk memberikan makanan padat yang beraneka rasa pada bayi, agar kelak, bayi tidak terlalu memilih-milih makanan.

MPASI Pada Usia 6 Bulan, Mengapa?

Ketika bayi mencapai usia 6 bulan, kebutuhan nutrisi dan gizi untuk perkembangannya semakin meningkat. Kebutuhann nutrisi ini terutama protein, lemak dan mineral. Sedangkan jika hanya mengandalkan ASI saja, hanya akan memenuhi kebutuhan sekitar 65-85 persen saja. Karena itu pilihan paling bijak adalah memberikan ASI didampingi dengan makanan semi padat untuk bayi.

Perubahan tekstur makanan bayi ini sejalan dengan perubahan pada sistem pencernaannya. Sistem pencernaan bayi secara bertahap akan semakin lengkap dan siap untuk mencerna makanan padat. Masa peralihan dari ASI eksklusif ke makanan semi padat seperti ini dikenal sebagai masa penyapihan (weaning period). Masa ini dikenal sebagai proses dimulainya pemberian makanan khusus selain ASI yang dilakukan secara bertahap.

Prinsip Pemberian MPASI Bayi Usia 6 Bulan

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan MPASI pada bayi. Sebagai orang tua, tentu akan berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Karena itu dalam memberikan MPASI, perhatikan hal-hal berikut:

Jenis Makanan MPASI

Dalam masa pertumbuhannya, bayi memerlukan beberapa nutrisi penting dalam jumlah yang cukup. Terdapat beberapa jenis nutrisi yang kadang kurng diperhatikan dalam pemberiannya. Berikut adalah hal penting yang perlu diperhatikan:

  • Zat besi. Mineral ini kadang kurang diperhatikan sehingga sering tidak terpenuhi kebutuhannya. Padahal banyak jenis makanan yang mengandung zat besi yang dapat diberikan pada bayi. Contohnya adalah daging merah, hati sapi atau ayam, kuning telur, makanan laut, dan lain sebagainya.
  • Makanan dari beras. Untuk orang Indonesia, makanan pokoknya adalah nasi. Karena itu berikan bahan makanan dari beras terlebih dahulu dibanding dari serealia lainnya. Berikan makanan dari gandum dan serealia lainnya setelah bayi berusia di atas 8 bulan.
  • Telur. Bahan makanan ini merupakan sumber protein yang mudah didapat. Terdapat anggapan bahwa telur sebaiknya diberikan setelah usia 1 tahun. Sebenarnya tidak demikian. Telur dapat diberikan sejak usia 6 bulan.

Jika bayi sudah dapat menerima makanan tersebut, maka makanan lain yang lebih bervariasi dapat diberikan.

Tekstur Makanan MPASI

Memberikan makanan padat bayi tidak dapat dilakukan dengan seketika. Ketika bayi sudah siap dengan makanan padat, mulailah dengan makanan yang teksturnya halus. Untuk mendapatkan tekstur halus, makanan dapat dihaluskan dengan berbagai cara, seperti diblender misalnya.

Dengan tekstur makanan yang halus, bayi akan dapat belajar menelannya dengan mudah dan aman. Secara bertahap, bayi juga akan mulai tumbuh gigi. Dengan mulai terbiasanya bayi menelan makanan dan kemampuan mengunyah makanan yang meningkat, secara bertahap, bayi akan siap menerima makanan yang padat sepenuhnya.

Porsi Makanan MPASI

Pada masa awal menerima makanan padat, bayi masih membutuhkan ASI. Dari ASI, bayi mendapatkan zat besi, dan protein yang diperlukan. Karena itulah makanan padat pertama untuk bayi disebut makanan pendamping ASI, bukan pengganti ASI. Jika memungkinkan, berikan ASI sampai bayi berusia 2 tahun.

Untuk MPASI, berikan pada bayi sedikit demi sedikit. Lambung bayi masih kecil. Oleh sebab itu MPASI mungkin diberikan 2-3 sendok makan per hari.

Ketika memberikan MPASI di usia 6 bulan ini diselingi dengan ASI, sebaiknya susui bayi sebelum Anda memberikan makanan padat. Sebab menyusu sebelum makan akanb membantu bayi dalam menjalani transisi dari ASI ke makanan padat. Dengan begitu, bayi tetap mendapatkan ASI yang masih ia butuhkan bersamaan dengan makanan padatnya.

Dengan mengenalkan MPASI secara bertahap, bayi akan belajar makan berbagai jenis makanan dan tetap tumbuh dengan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *