Melatih Anak Bicara, Gimana Caranya?

Komunikasi merupakan salah satu skill dasar dalam kehidupan. Karenanya, kemampuan komunikasi anak perlu dilatih, agar tidak mendapatkan kesulitan dalam kehidupan dewasa nantinya. Namun perlu diingat, perkembangan kemampuan bucara anak berbeda-beda.

Umumnya, anak mulai bicara pada usia 4-6 bulan. Hanya saja, anak hanya asal berbicara, belum memahami artinya. Pada usia 12-18 bulan, anak mulai memahami apa yang diucapkan. Dan pada usia 18-30 bulan, anak sudah dapat merangkai kata-kata sederhana dan memahami artinya.

Nah sekarang, bagaimana cara melatih anak, agar kemampuan berbicaranya semakin berkembang? Berikut cara melatih yang seru agar anak dapat bicara.

Menirukan suara

Bayi punya naluri untuk menirukan, termasuk menirukan apa yang didengarnya. Menirukan suara juga dapat melatih respon sekaligus anak akan belajar memahami artinya.

Untuk mengajarkannya pada anak, mulailah dengan kosa kata sederhana, hyang terdiri dari 2-3 suku kata yang digunakan sehari-hari. Misalnya, kata Ibu, Ayah, minum, bobo, dan sejenisnya. Cobalah amati, anak akan lebih mudah menirukan kata-kata yang diucapkan dengan bibir mengatup seperti huruf B, M dan P dibanding huruf yang diucapkan dengan ujung lidah seperti C, J, N atau R.

Bernyanyi

Ajarilah anak bernyanyi. Lebih baik lagi menyanyi disertai dengan gerakan. Dengan cara ini anak belajar bicara dan bergerak sekaligus. Juga kosa kata anak akan terus bertambah. Jika bingung mengajarkan lagu apa, bisa saja lagu anak-anak jadul seperti Balonku, Kebunku dan Pelangi-pelangi diajarkan ulang.

Bermain warna

Mengenalkan anak pada warna merupakan kegiatan yang seru. Berbagai permainan dapat dilakukan untuk hal ini. Dan baiknya, selain mengenalkan anak pada warna, juga sekaligus melatih anak bicara. Kenalkan warna-warna favoritnya dan mintalah anak untuk menyebutkan nama warna tersebut. Mintalah anak mengulangi ucapannya sehingga anak dapat memahami nama warna tersebut. Setelah mulai terlatih, ajaklah anak untuk menyebutkanwarna pada baju, makanan atau tumbuhan disekitar.

Tebak nama bagian tubuh

Merangsang anak bicara juga dapat dilakukan dengan mengenalkan nama-nama bagian tubuhnya sendiri. Ini dapat imulai dengan menyebut bagian tubuh yang mudah seperti tangan, hidung, mulut dan pipi. Mintalah anak untuk mengulangi ucapannya sambil menunjuk bagian tubuh tersebut. Selain melatih bicara, anak juga mulai belajar anatomi tubuhnya sendiri.

Membacakan cerita

Salah satu cara efektif untuk mengenalkan banyak kosakata baru pada anak adalah dengan membacakan cerita. Apa yang didengar anak akan terekam dalam memorinya, meskipun saat itu anak belum dapat mengucapkannya. Berceritalah dengan perlahan, sambil menunjukan gambar dan warna. Hal ini akan membantu anak lebih mudah memahami isi cerita.

Mainkan boneka tangan

Biasanya, anak akan tertarik pada suara dan gerakan. Memainkan boneka tangan, yang digerakan sambil bercerita. Anak akan tertarik dan mendengarkan. Anak nantinya akan mencoba melakukan hal yang sama dengan boneka tersebut. Secara langsung, memainkan boneka tangan berarti melatih gerak dan bicara sekaligus.

Itulah cara-cara seru dan sederhana dalam melatih anak bicara. Gimana, mau mencoba cara-cara tersebut diatas?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *