Ssabun Bayi

Memilih Produk Sabun Bayi Yang Baik

  • by

Apakah kulit bayi dan orang dewasa berbeda? Jelas berbeda. Kulit bayi belum berkembang sempurna. Karena kulit bayi lebih tipis, dengan sel-sel kulit yang longgar dan kelenjar keringat yang belum tumbuh optimal. Hal ini menjadikan kulit bayi lebih sensitif.

Kulit bayi yang sensitif tersebut tidak dapat diperlakukan sama dengan kulit anak dan orang dewasa. Sebab keadaannya sudah berbeda. Cara membersihkannya juga demikian. Tidak sama.

Untuk membersihkan badan saat mandi, bayi perlu mendapat perlakukan khusus. Sabun yang digunakan pun khusus. Jangan menggunakan sabun anak-anak, apalagi sabun orang dewasa, untuk memandikan bayi. Gunakan sabun bayi yang diformulasikan untuk bayi dengan kulit yang masih sensitif.

Kriteria Sabun Bayi

Untuk merawat kulit bayi yang sensitif tersebut dapat dilakukan dengan memandikannya dengan menggunakan sabun bayi dengan formulasi yang khusus. Sabun bayi tersebut akan dapat membersihkan kulit sekaligus menjaga kelembutan dan kelembabannya.

Jika kelembaban kulit bayi rusak, kulit akan menjadi kering dan mudah mengalami iritasi. Jika mengalami iritasi, kulit akan melunak dan mengalami peradangan serta terasa gatal hingga nyeri.

Agar kulit bayi tetap lembut dan lembab, gunakan sabun bayi dengan formula khusus ketika mandi. Hal ini agar bayi dapat dibersihkan dengan optimal namun kelembaban kulit bayi tetap terjaga. Nah, bagaimana sabun yang baik untuk bayi? Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memilih sabun mandi bayi.

Mengandung Glycerin

Penggunaan glicerin dalam formula bayi sangat penting, sebab gliserin mampu mengikat air sehingga akan dapat menjaga kelembaban kulit bayi. Bahan pembersih bayi mempunyai efek mengeringkan kulit. Dengan adanya gliserin, efek tersebut dapat tertanggulangi.

pH Netral atau Seimbang

pH adalah parameter tingkat keasaman suatu zat. Jika pH rendah (1-6) maka zat tersebut bersifat asam. Sedangkan jika pH tinggi (8-14) zat tersebut bersifat basa. Jika pH 7 maka zat tersebut dikatakan netral atau pH seimbang. Pada pH netral, zat tersebut tidak bersifat iritatif sehingga aman untuk kulitbayi yang sensitif.

Tidak Mengandung Pengawet Paraben

Paraben, atau metil paraben adalah salah satu bahan pengawet yang banyak digunakan dalam berbagai produk. Meski efektif mencegah pertunbuhan jamur dan bakteri, paraben disinyalir dapat menyebabkan kanker.

Hindari Sabun Antibakteri

Meski terdengar lebih sehat dan higienis, namun untuk bayi hak ini perlu dipertimbangkan ulang. Sebab penggunaan antiseptik pada sabun bayi dapat menyebabkan iritasi.

Tidak Mengandung Parfum dan Alkohol

Parfum akan meningkatkan kemungkinan alergi dan iritasi. Sedangkan alkohol dapat menyebabkan kulit bati menjadi kering. Hindari sabun yang mengandung kedua hal tersebut.

Hyppoallergenic

Artinya produk sabun bayi sudah lolos uji alergi, meski digunakan dalam jumlah yang sangat sedikit. Jadi produk yang hyppoallergenic berarti aman dan tidak menimbulkan alergi pada bayi.

Memang untuk mmenjaga bayi memerlukan nhal-hal khusus. Sebab bayi sendiri merupakan mahluk yang sangat khusus kan? Jadi berikan yang terbaik untuk bayi, agar dapat tumbuh dengan sehat hingga besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *