Luka Memar

Obat Tepat Menghilangkan Luka Memar

  • by

Banyak aktivitas fisik yang dilakukan ketika bekerja, terutama para pekerja yang bekerja di lapangan. Dengan aktifitas tersebut, banyak kemungkinan terjadi kecelakaan, baik ringan maupun berat.

Salah satu akibat dari kecelakaan adalah luka memar. Luka ini terjadi akibat benturan dengan benda tumpul. Bagian tubuh yang sering mengalami luka memar adalah wajah, tangan dan kaki dan bagian tubuh lainnya. Memar dapat terjadi dalam skala ringan hingga berat.

Penyebab Dan Gejala Memar

Sebagian besar luka memar disebabkan oleh benturan dengan benda tumpul. Namun ada juga kondisi medis yang memberikan gejala seperti luka memar, yaitu purpura.

Ketika terjadi benturan, pembuluh darah kecil di bawah kulit dapat pecah. Darah dapat merembes ke jaringan sekitar dan membeku. Pada daerah benturan akan membengkak, terasa panas dan berwrna kebiruan dan disertai rasa nyeri.

Luka memar dapat dibedakan berdasarkan lapisan jaringan yang mengalami luka. Memar subkutan terjadi pada kulit, yang juga dikenal sebagai epidermis, dermis, dan lapisan subkutan sedangkan memar intramuskular terjadi pada otot yang ada di bawah kulit. Sedangkan memar periosteal terjadi pada tulang.

Perlu untuk mdiperhatikan bahwa memar yang terjadi tidak dapat menggambarkan keparahan luka yang terjadi. Dapat saja luka truma yang parah, seperti pada kecelakaan, tanda memar muncul setelah beberapa hari. Bahkan juga dapat tidak muncul sama sekali.

Gejala utama memar adalah akibat benturan benda tumpul adalah pembengkakan, nyeri, dan kulit yang berwarna kemerahan, keunguan dan kebiruan. Sebagian besar kasus memar dapat pulih dengan sendirinya. Namun nyeri yang sangat menunjukkan memar pada tulang atau organ dalam. Untuk hal ini perlu observasi lebih lanjut.

Obat Memar

Meski sebagian besar memar dapat pulih dengan sendirinya, obat memar tetap dapat diberikan untuk mempercepat penyembuhan. Obat untuk menghilangkan memar terdiri dari obat AINS, diantaranya adalah:

Diklofenak

Obat ini tersedia dalam dua bentuk, yaitu kalium diklofenak dan natrium diklofenak (Cataflam, Voltaren, Voltadex). Keduanya tersedia dalam dosis 25 dan 50 mg. Obat ini cukup efektif untuk meringankan nyeri dan menghambat pembengkakan. Selain itu, diklofenak juga tersedia dalam bentuk krim (Voltaren Gel, Hotin DCL).

Asam Mefenamat

Obat ini cukup populer digunakan untuk mengurangi rasa nyeri, termasuk rasa nyeri luka memar. Namun untuk mengurangi pembengkakan, asam mefenamat kurang efektif. Asam mefenamat (Ponstan, Mefinal, Lapistan) tersedia dalam dosis 250 dan 500 mg.

Heparin

Heparin merupakan obat anti pembeku darah. Dalam luka memar, obat ini dapat menghilangkan darah yang membeku di jaringan, sekaligus memperlancar peredaran darah di sekitar luka dan secara tidak langsung, akan menghilangkan memar. Heparin (Thrombophob Gel/Ointment, Oparin, Hico) digunakan untuk memar yang tidak disertai dengan luka terbuka.

Demikian obat-obat untuk mengatasi memar. Harus diingat, obat-obat oral, sebaiknya diminum sesudah makan, mengingat obat-obat tersebut dapat menimbulkan gangguan lambung jika diminum dalam keadaan perut kosong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *