Pantangan Ibu Hamil

Pantangan Makanan Untuk Ibu Hamil

Setiap ibu hamil pasti menginginkan bayi akan dilahirkannya kelah selalu dalam keadaan sehat. Berbagai tindakan untuk menjaga kesehatan janin dan ibunya dilakukan. Salah satunya dengan menghindari makanan tertentu selama kehamilan.

Pantangan makanan untuk ibu hamil dilakukan agar ibu hamil tidak mengkonsumsi makanan yang berpengaruh buruk terhadap kehamilan. Dengan tindakan ini, diharapkan ibu hamil hanya mengkonsumsi makanan yang baik bagi kesehatan janin, sehingga ketika lahir akan menjadi anak yang sehat dan juga cerdas. Apa saja pantangan makanan bagi ibu hamil?

Makanan Pantangan Ibu Hamil

Beberapa makanan sebaiknya dihindari ibu hamil Hal ini karena makanan tersebut berpotensi menggangu perkembangan janin, dan jugab kesehatan ibu. Berikut makanan yang sebaiknya dihindari ibu hamil.

Ikan Yang Mengandung Merkuri

Ikan dan berbagai makanan dari laut merupakan sumber protein dan omega 3 yang baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan janin. Namun sayangnya, beberapa jenis ikan dan makanan laut diketahui banyak mengandung merkuri. Hal ini disebabkan ikan-ikan tersebut menyerap merkuri dari air yang telah tercemar.

Sebenarnya, hampir semua seafood mengandung merkuri. Namun beberapa diantaranya mengandung merkuri lebih banyak dibanding lainnya. Seafood tersebut adalah udang, salmon, tuna, sarden, lele, ikan bilis, ikan nila (tilapia), dan ikan trout. Semakin besar ukuran ikan, semakin tinggi kandungan merkurinya.

Seafood Mentah

Beberapa jenis makanan, seperi sushi dan sashimi terbuat dari ikan mentah atau setengah matang. Makanan seperti ini sebaiknya dihindari ibu hamil. Sebab makanan mentah atau setengah matang sering masih mengandung bakteri, parasit dan cacing di dalamnya. Karena itu makanan ini termasuk dalam pantangan makanan ibu hamil.

Ibu hamil sangat disarankan untuk makan makanan yang telah dimasak hingga matang sempurna.

Steak Setengah Matang

Selera orang dalam menikmati steak berbeda-beda. Ada ynga menyukai tingkat kematangan rare (mentah), medium rare (agak setengah matang), medium well (agak matang) atau well done (matang). Bagi penikmatnya, steak paling enak justru yang medium rare. Namun untuk ibu hamil, janganlah mengonsumsi makanan seperti itu. Lebih baik jika makan steak yang matang sempurna. Mengapa?

Daging sapi mentah atai setengah matang sering mengandung bakteri parasit toksoplasmosis yang berbahaya bagi janin sehingga termasuk makanan dilarang untuk ibu hamil. Bukan hanya sapi, daging unggas seperti ayam, bebek dan burung dan babi pun harus dimasak matang sempurna.

Telur Setengah Matang

Telur setengah matang merupakan makanan yang menggugah selera. Salah satu contohnya adalah telor ceplok setengah matang, yang jauh lebih lezat dibandin matang sempurna. Namun demi janin, ibu hamil sebaiknya pantang makanan ini.

Pada telur sering terdapat bakteri Samonella. Bakteri ini adalah penyebab penyakit tiphus, dan juga dapat menyebabkan muntah dan diare. Bahkan ada juga kasus bakteri Salmonella mampu menembus ke dalam cairan ketuban. Jika demikian, janin dapat mengalami keguguran. Jadi makanan ini termasuk dalam makanan pantangan ibu hamil.

Makanan Tinggi Vitamin A

Vitamin A bagi ibu hamil harus dikonsumsi dengan hati-hati. Jika terjadi kelebihan vitamin A makan janin dapat mengalami keracunan. Efeknya adalah janin dapat mengalami cacat lahir.

Beberapa makanan mengandung vitamin A dalam jumlah yang cukup tinggi. Bahan makanan tersebut diantaranya adalah hati hewan. Meski hati banyak mengandung zat besi yang sangat dibutuhkan ibu hamil, namun tetap sebaiknya makanan ini dihindari. Masih banyak bahan makanan lain yang mengandung zat besi selain hati dan ampela.

Alkohol

Selama hamil, hentikan minum minuman beralkohol. Ibu hamil yang minum alkohol mempunyai resiko keguguran yang tinggi. Bahkan minum alkohol dalam jumlah yang sedikit pun dapat mneyebabkan kerusakan otak janin.

Alkohol termasuk dalam pantangan makanan ibu hamil karena dapat menyebabkan fetal alcohol syndrome, yaitu sindrome yang dapat menyebabkan kelainan bentuk wajah, kelainan jantung, dan keterbelakangan mental anak sejak dalam kandungan.

Kafein

Kopi memang nikmat. Apalagi jika meminumnya di pagi hari. Namun bagi ibu hamil, hentikan dulu keinginan untuk menikmati kopi. Kafein yang terdapat dalam kopi dapat menembus plasenta dan mengakibatkan gangguan denyut jantung janin.

Minum kafein, apalagi berlebihan, dapat meningkatkan risiko keguguran, berat badan bayi lahir rendah, dan bayi lahir mati.

Itu adalah daftar pantangan makanan ibu hamil. Hindari makanan tersebut di atas, agar ibu hamil dan janin yang dikandungnya selalu dalam keadaan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *