Sariawan

Sariawan Di Lidah dan Di Bibir Sama Sakitnya

  • by

Sariawan mungkin pernah “mampir” pada setiap orang. Rasa perih dan sakit ketika makan dan sikat gigi begitu tajam. Meskipun dianggap sebagai penyakit ringan, nyatanya, sariawan sangat mengganggu aktivitas.

Sariawan merupakan peradangan/lesi pada mukosa mulut yang terasa nyeri. Rasa sakit ini sangat mengganggu pengidapnya untuk makan, berbicara, dan tidur. Sariawan dapat terjadi di seluruh rongga mulut, baik di pipi, gusi, lidah, bibir, dan langit-langit mulut. Bahkan sariawan juga dapat terjadi di bibir bagian luar.

Penyebab Sariawan

Penyebab sariawan tidak diketahui dengan pasti. Beberapa kasus sariawan dikaitkan dengan infeksi jamur Candida albicans. Tapi juga sering daikatkan dengan kekurangan vitamin C. Beberapa ahli kemudian menyatakan bahwa kaitan antara sariawan dengan defesiensi vitamin C tidaklah tepat.

Beberapa faktor fisik seperti terluka karena benturan, tergigit diketahui dapat menyebabkan sariawan. Stress dan kelelahan fisik juga dikaitkan dengan kemunculan penyakit ini.

Gejala Sariawan

Sariawan tidak muncul dengan tiba-tiba. Penyakit ini menucul perlahan-lahan dengan gejala sebagai berikut:

  • Rasa sakit lesi tersentuh makanan.
  • Warna kemerahan dan rasa nyeri disekitar lesi
  • Rasa tidak nyaman dalam mulut.
  • Muncul luka berwarna putih.
  • Pendarahan ringan jika lesi tergores.

Meski lesi sariawan ini kecil, namun rasa nyeri yang ditimbulkan terasa sangat tajam.

Obat Sariawan

Sariawan biasanya dapat sembuh dengan sendirinya selama kurang lebih 1-2 minggu. Namun banyak penderita yang menginginkan pengobatan untuk mempercepat kesembuhan tersebut.

Sariawan jika diketahui penyebabnya, maka pengobatan difokuskan untuk mengatasi penyebab tersebut. Jika tidak diketahui, maka difokuskan untuk mengatasi gejala yang timbul.

Obat jamur yang mengandung nistatin (Candistin, Candistatin) dalam bentuk drops cukup efektif untuk sariawan yang disebabkan oleh jamur Candida albicans.

Sedangkan untuk mengatasi lesi, gel oral seperti kenalog, bufacomb cukup efektif mengatasi reaksi peradangan dan alergi pada sariawan.

Untuk menjaga kebersihan mulut, selain tetap menggosok gigi, juga ditambahkan dengan menggunakan obat kumur (mouthwash) seperti listerin, betadine gargle dan pepsoden kumur. Obat kumur ini akan membantu mengurangi bakteri penyebab infeksi di rongga mulut.

Konsumsi vitamin C, baik dengan minum suplemen (Vitalong C, XonCe, Vicee) ataupun makan buah-buahan, juga dianjurkan. Sebab vitamin ini akan mempercepat proses regenerasi sel, yang berarti juga mempercepat penyembuhan sariawan.

Memang sariawan, baik di lidah mapun di bibir, sama saja sakitnya. Tapi itu tak perlu dikhawatirkan, karena sebagian besar sariawan sembuh dengan sendirinya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *